facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dubes RI Sebut Tak Ada Batas Waktu Pencarian Eril Anak Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Suhardiman Sabtu, 28 Mei 2022 | 16:04 WIB

Dubes RI Sebut Tak Ada Batas Waktu Pencarian Eril Anak Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Emmeril Khan Mumtadz [Instagram]

Mereka menyatakan pencarian Eril akan terus dilakukan.

SuaraSumut.id - Dubes RI untuk Swiss Muliaman Hadad menyebut tak ada batas waktu pencarian Emmeril Khan Mumtadz atau Eril.

Anak Gubernur Jabar Ridwan Kamil ini hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss. Dari keterangan tim SAR Swiss, pencarian Eril dilakukan sejak Kamis 25 Mei 2022.

"Sebetulnya tidak ada batas waktu kapan maksimum pencarian ini akan dihentikan," katanya melansir Antara, Sabtu (28/5/2022).

Dirinya mengaku sudah bertemu dengan pihak tim SAR dan kepolisian Swiss. Mereka menyatakan pencarian Eril akan terus dilakukan.

Baca Juga: 5 Pertimbangan Sebelum Menjalin Asmara dengan Rekan Kerja

Namun, otoritas Swiss menyatakan bahwa tiga hari pertama menjadi waktu yang sangat krusial dalam pencarian. Meskipun pada sebagian besar kasus yang terjadi sebelumnya korban baru bisa ditemukan setelah tiga minggu dinyatakan hilang.

"Mayoritas kejadian serupa pada tahun-tahun sebelumnya itu 99,9 persen (kemungkinan) ditemukan dalam tiga minggu. Itu menurut pengalaman polisi air yang puluhan tahun menjaga sungai ini," ungkapnya.

Ia mengatakan, ada 15-20 kasus orang hilang ketika berenang di Sungai Aare per tahun. KBRI Bern akan terus berkoordinasi intensif dengan otoritas setempat dalam upaya pencarian Eril.

"Mereka masih terus mengupayakan proses pencarian dengan menggunakan berbagai macam metode yang tersedia,” tutur dia.

Eril dilaporkan hilang saat berenang di Sungai Aare pada Kamis (26/5/2022) waktu setempat. Saat berusaha naik ke permukaan, Eril yang berenang bersama adik dan kawannya terseret arus sungai dan hilang sampai saat ini.

Baca Juga: Penyakit Cacar Monyet, Ini Penjelasan Lengkap Tentang Suspek, Probable, Kontak Erat dan Discarded di Indonesia

Eril bersama keluarga diketahui berada di Swiss untuk mencari sekolah karena akan melanjutkan ke jenjang S2.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait