- Remaja berinisial MS menendang sepeda motor korban hingga tewas di Jalan KL Yos Sudarso, Medan, pada 27 April 2026.
- Polres Pelabuhan Belawan menangkap pelaku MS di kediaman mertuanya pada malam hari setelah melakukan penyelidikan intensif di lapangan.
- Pelaku kini telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut sementara kepolisian terus memburu satu rekan lainnya yang terlibat.
SuaraSumut.id - Aksi brutal seorang remaja yang menendang sepeda motor korban hingga berujung maut terjadi di Kota Medan. Polisi yang mendapat informasi itu kemudian bergerak cepat menangkap pelaku pada Senin, 27 April 2026 malam.
Pelaku diketahui berinisial MS (17), warga Kelurahan Belawan I. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor serta pakaian yang dikenakan saat kejadian.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan KL Yos Sudarso, tepatnya di depan Gereja GBKP, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.
Saat itu, korban MFR bersama seorang saksi baru keluar dari Pajak Baru dan melintas menggunakan sepeda motor. Di waktu bersamaan, pelaku bersama rekannya juga melintas dari arah yang sama.
Tanpa diduga, pelaku mendekati korban lalu menendang sepeda motor yang dikendarainya hingga korban kehilangan kendali dan terjatuh.
“Korban langsung terjatuh dan mengalami luka serius di bagian kepala. Saksi sempat mengejar pelaku yang kabur ke arah Kota Belawan, namun tidak berhasil,” ujar katanya kepada SuaraSumut.id, Selasa 28 April 2026.
Ketika saksi kembali ke lokasi, korban sudah tergeletak dengan kondisi mengeluarkan darah dari telinga serta bagian belakang kepala.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit PHC Belawan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong.
Menerima laporan kejadian tersebut, tim gabungan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran.
Kapolres menjelaskan pihaknya berhasil melacak keberadaan pelaku yang diketahui bersembunyi di rumah mertuanya di kawasan Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I.
Sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan. Dalam pemeriksaan awal, MS mengakui perbuatannya. Ia mengaku melakukan aksi tersebut bersama seorang rekannya yang kini masih diburu polisi.
Motif sementara diduga karena pelaku merasa tersinggung setelah korban berteriak ke arahnya saat keduanya berpapasan di jalan.
Kini, pelaku telah ditahan di Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara polisi terus memburu satu pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut.
Kontributor : M. Aribowo