- Jurnalis dan masyarakat sipil di Medan melakukan unjuk rasa di Pos Bloc pada Kamis, 30 Juli 2026.
- Massa mengecam Presiden Prabowo Subianto karena menyebut aktivis, akademisi, dan jurnalis sebagai londo ireng.
- Peserta aksi mendesak Prabowo meminta maaf serta menuntut perlindungan terhadap kebebasan pers dan fungsi kontrol publik.
Dalam tuntutannya, jurnalis dan masyarakat sipil mendesak Prabowo meminta maaf dan memberikan klarifikasi serta menyampaikan penghormatan terhadap profesi jurnalis sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi.
"Mendesak seluruh pejabat negara untuk tidak menggunakan narasi atau label yang dapat mendiskreditkan kerja jurnalistik maupun kelompok masyarakat sipil yang menjalankan fungsi kontrol publik," jelasnya.
Kemudian, mendesak pemerintah menjamin keselamatan jurnalis dan memastikan tidak ada intimidasi, kekerasan hingga kriminalisasi terhadap jurnalis akibat pemberitaan yang kritis.
Aksi berlangsung dengan penyampaian orasi dan membawa sejumlah poster berisi kritik terhadap pemerintah yang dianggap anti-kritik.
Baca Juga:Viral Pria di Deli Serdang Digeruduk Warga, Diduga Nistakan Agama Lewat Medsos
Kontributor : M. Aribowo