Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Mereka mengecam pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut aktivis, akademisi, dan jurnalis sebagai 'londo ireng'.

Suhardiman
Kamis, 30 Juli 2026 | 18:52 WIB
Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng
Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan gelar demo kecam dan desak Presiden Prabowo Subianto minta maaf soal ucapan londo ireng. [Suara.com/ M.Aribowo]
Baca 10 detik
  • Jurnalis dan masyarakat sipil di Medan melakukan unjuk rasa di Pos Bloc pada Kamis, 30 Juli 2026.
  • Massa mengecam Presiden Prabowo Subianto karena menyebut aktivis, akademisi, dan jurnalis sebagai londo ireng.
  • Peserta aksi mendesak Prabowo meminta maaf serta menuntut perlindungan terhadap kebebasan pers dan fungsi kontrol publik.

SuaraSumut.id - Sejumlah jurnalis bersama kelompok masyarakat sipil menggelar aksi unjuk rasa di depan Pos Bloc Kota Medan, Kamis (30/7/2026) sore.

Mereka mengecam pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut aktivis, akademisi, dan jurnalis sebagai 'londo ireng'.

Massa menilai pernyataan Prabowo tersebut tidak layak disampaikan oleh seorang kepala negara, karena berpotensi menimbulkan stigma terhadap kelompok masyarakat yang selama ini menjalankan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan.

Salah seorang orator dari jurnalis, Array A Argus menyatakan bahwa kritik yang disampaikan aktivis, akademisi, maupun jurnalis merupakan bentuk kepedulian terhadap bangsa dan negara.

Baca Juga:Viral Pria di Deli Serdang Digeruduk Warga, Diduga Nistakan Agama Lewat Medsos

"Kami berdiri di sini untuk mengkritisi pernyataan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menyebut aktivis, akademisi, dan jurnalis adalah londo ireng. Pernyataan ini tidak pantas disampaikan oleh kepala negara," kata Array.

Menurutnya, kritik yang disampaikan kepada pemerintah bertujuan agar Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera, bukan untuk menjatuhkan pemerintah.

"Diksi-diksi (antek asing, londo Ireng) semacam ini hanya menjadi stigma kepada orang-orang yang peduli sebenarnya terhadap negara ini, terhadap republik ini," ujarnya.

"Orang-orang yang mengkritik ini peduli banget sama tanah airnya, ingin negaranya maju, ingin negaranya makmur," sambung Array.

Dalam orasinya, peserta aksi mempertanyakan penggunaan diksi yang dinilai dapat memperkeruh ruang demokrasi dan mengurangi penghormatan terhadap kebebasan berpendapat.

Baca Juga:Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Mereka juga menilai seorang pemimpin seharusnya memberikan teladan dalam menjaga etika berkomunikasi di ruang publik.

"Sejak kecil masyarakat diajarkan norma kesopanan dan kesantunan. Ketika kepala negara tidak memberikan contoh dalam bertutur kata di depan publik, jangan salahkan jika masyarakat kemudian meniru hal yang sama," kata orator.

Massa aksi turut menduga pernyataan kontroversi Prabowo yang seolah disengaja, berpotensi mengalihkan perhatian publik dari berbagai persoalan yang sedang menjadi sorotan publik.

"Karena memang banyak sekali kasus yang, yang sampai hari ini tidak pernah disembunyikan. Sudah banyak yang dijadikan tersangka walaupun tidak semuanya tuntas," katanya.

"Sampai hari ini, tidak satupun kasus-kasus keracunan itu diusut. Selesai. Tidak ada yang diusut. Kemarin, kejaksaan, jaksa. Jampidsus. Jadi tersangka, ada 74 kilo emas di rumahnya," tambahnya.

Prabowo Didesak Minta Maaf dan Lindungi Jurnalis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini