Pandemi Bikin Adaptasi Digital Masyarakat Makin Cepat

Sebanyak 77 persen pekerja tetap ingin untuk bekerja dari rumah karena merasa sama produktifnya dengan bekerja dari kantor.

Eko Faizin
Sabtu, 12 September 2020 | 11:22 WIB
Pandemi Bikin Adaptasi Digital Masyarakat Makin Cepat
Ilustrasi Zoom Mobile Apps. [Smartfren]

SuaraSumut.id - Aino Indonesia, perusahaan pembayaran elektronik terintegrasi di Indonesia mengumumkan hasil riset terkait perubahan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang cukup signifikan dalam enam bulan terakhir selama pandemi Covid-19.

Menurut mereka, situasi pandemi yang memaksa orang-orang beraktivitas di rumah membuat masyarakat cepat beradaptasi dengan pemanfaatan teknologi digital.

Salah satu adaptasi yang cepat diadopsi adalah teknologi dalam aktivitas sehari-hari, misalnya layanan konferensi video untuk bekerja, belajar bahkan menjadi media komunikasi keluarga.

Survei menunjukkan bahwa pergeseran pola bekerja dan belajar akan tetap terjadi selama beberapa waktu ke depan meskipun pandemi berakhir.

Sebanyak 77 persen pekerja tetap ingin untuk bekerja dari rumah karena merasa sama produktifnya dengan bekerja dari kantor.

Revolusi kebiasaan juga terjadi di pola berbelanja dan bagaimana melakukan pembayaran.

Berdasarkan analisa Aino Indonesia terhadap pola pembayaran, saat ini konsumen lebih memilih pembayaran nontunai dengan platform digital, dengan komposisi sebesar 56 persen di Indonesia.

Berdasarkan prediksi Boston Consultant Group, pembayaran digital semakin diminati 47 persen pada saat ini menjadi 84 persen pada 2025 di Asia Tenggara.

Meningkatnya pembayaran digital karena masyarakat merasa lebih aman dan nyaman karena meminimalisir sentuhan fisik dan tentunya lebih praktis tanpa harus membawa uang tunai ke mana-mana.

"Pandemi mengubah banyak kebiasaan masyarakat, sehingga mengubah preferensi masyarakat terhadap sesuatu. Percepatan adopsi digital ini mengubah lanskap bisnis, sehingga menuntut banyak pelaku usaha untuk secepatnya beradaptasi memenuhi preferensi konsumen yang berevolusi," kata CEO Aino Indonesia, Hastono Bayu dalam siaran pers, Sabtu (12/9/2020).

Selain urusan pembayaran dan belanja, preferensi masyarakat untuk berwisata juga berubah dengan mencari lokasi yang aman dengan menghindari kerumunan demi menjaga physical distancing yang dianjurkan pemerintah.

Menurut survei Google, masyarakat lebih menitikberatkan pada aspek kesehatan, kebersihan, dan keamanan sebagai faktor utama dalam penentuan lokasi wisata.

Hastono meyakini bahwa perubahan konsumsi masyarakat melalui pembayaran nirsentuh, belanja digital serta pemilihan lokasi wisata yang bersih akan kembali menggairahkan roda perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini