alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hasil Tes Swab Keluar, Wakil Wali Kota Subulussalam Positif Covid-19

Chandra Iswinarno Minggu, 25 Oktober 2020 | 21:36 WIB

Hasil Tes Swab Keluar, Wakil Wali Kota Subulussalam Positif Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Subulussalam Baginda Nasution. [Antara]

Salmaza positif Virus Corona berdasarkan hasil pemeriksaan tes usap (swab) yang dirilis dari Laboratorium Penyakit Infeksi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

SuaraSumut.id - Deretan pejabat yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah. Kali ini Wakil Wali Kota Subulussalam Provinsi Aceh Salmaza positif terinfeksi virus asal Kota Wuhan, China.

Salmaza positif Virus Corona berdasarkan hasil pemeriksaan tes usap (swab) yang dirilis dari Laboratorium Penyakit Infeksi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

“Benar, Bapak Wakil Wali Kota Subulussalam positif terinfeksi COVID-19. Saat ini beliau dalam kondisi sehat dan masih melakukan isolasi mandiri,” kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Subulussalam Baginda Nasution seperti dilansir Antara pada Minggu (25/10/2020) malma.

Selain Wakil Wali Kota Subulussalam, ada dua pejabat daerah setempat yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. Dua pejabat tersebut yakni berinisial I dan Mas yang berdomisili di Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.

Ia juga menjelaskan, positifnya pejabat daerah di Kota Subulussalam itu berdasarkan hasil pengembangan dan penelusuran (tracking) yang dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan setempat, dari seorang pasien positif berinisial IH yang dinyatakan positif Covid-19 pada tanggal 16 Oktober lalu.

Sementara pejabat daerah berinisial Mas, diketahui positif COVID-19 setelah melakukan pemeriksaan kesehatan atas inisiatif sendiri kepada Dinas Kesehatan Kota Subulussalam, Aceh untuk dilakukan tes usap.

"Dengan penambahan kasus ini total pasien COVID-19 yang terkonfirmasi positif di daerah ini per tanggal 25 Oktober 2020 sebanyak 63 orang, dan pasien yang sudah dinyatakan sehat sebanyak 43 orang, meninggal dunia sebanyak 5 orang, dan melakukan isolasi mandiri sebanyak 15 orang," katanya. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait