Kendati begitu, rasa pedihnya seolah tak tertahankan. Dia terus berteriak meminta ayahnya dikembalikan.
"Kembalikan ayahku," cetusnya membuat warganet yang mendengar ikut teriris hatinya.
Menurut informasi yang beredar, M dan keenam. adiknya kini harus menerima takdir sebagai anak yatim piatu usai ditinggal ayahnya. Sebab, ibunya lebih dulu tiada pada 2018 silam.
Rianto Simbolon meninggalkan tujuh anak yang usianya masih terbilang belia yakni M (17), BFS (16), BP (14), MIS (12), RS (8), GS (8), dan anak bungsu MS (4).
Baca Juga:Bahagiakan Anak Pakai Cara Kreatif, Warganet: Bapaknya Seru Banget!
Kini, mereka tinggal di rumah peninggalan orang tuanya. Akan tetapi, dua diantara mereka dititipkan di panti asuhan, ada pula yang terpaksa berhenti bersekolah.
Usut punya usut, pembunuhan terhadap Rianto Simbolon Agustus lalu disebabkan oleh masalah tanah dan dendam. Ada empat pelaku yang diamankan.
Video rekaman momen menyayat hati anak sulung yang ikut rega adegan pembunuhan ayahnya tersebut viral di media sosial dan dibanjiri berbagai macam komentar, dari mulai kecaman, sampai ucapan semangat untuk MS dan keenam adiknya.
"Dari sini kita bisa tahu bahwa aparat logikanya kurang cermat. Seharusnya anak itu dapat pelayanan psikis terlebih dahulu karena itu beban mental yang luar biasa menyakitkan, dan aparat menyuruh menjadi saksi untuk reka adegan ulang. Aneh-aneh aja," ujar @feradamaira menyoroti keputusan pihak kepolisian.
"Beri hukuman yang setimpal, penjara seumur hidup kek, jangan kasih kendor pokoknya," balas @frmnybrow.
Baca Juga:Geger Suara Tangis Dikira Bayi, Warga Syok Temukan Sosok Ini di Semak-semak
"Ya Allah ikutan emosi sampai nangis," timpal @mitafityani.